Monday, June 03, 2013

Badan lansing berkat Food Combining



Setiap wanita akan bergeming jika diomongkan kalau gendut. Secara spontan ataupun secara tak sadar akan berkaca dan instrospeksi , kenapa badan jadi melar. Permasalahan inilah yang saat ini aku rasain, setelah proses menyusuin 2 tahun telah lewat namun nafsu makan tak mau pergi juga sehingga lemak bergelambir kemana-mana. Tak heran tiap ketemu orang pasti akan ditanya " lagi hamil ya "...jllleebbbbb !!!!. Tak heran jika semua baju tak muat lagi karena setelah cek timbangan angka sudah menunjukan kepala 6 wow !!!!!!!. Tak menyangka akan tembus diangka tersebut karena seumur-umur, paling mentok di angka 59 kg, dan itupun saat hamil tua 9 bulan. Gimana orang yang nyangka kalau hamil, krn si tubuh dah membengkang di angka tersebut.

Itulah sekelumit perjalanan perjuangan ini yang tak henti-henti nya untuk direformasi segera sebelum timbunan lemak akan melebar kemana-mana. Segala cara sudah dicoba dari minum obat ramuan pelangsing, hingga diet ketat kalori yang menyiksa hati, hingga minuma suplemet pengurus badan. Namun apadaya si lemak tak kunjung pergi dari perut dan sekitarnya, jadi tak heran jika badan terasa berat sehingga males untuk gerak yang lebih jauh. Mulain browsing dan baca-baca tentang segal hal berbau berat badan dan kesehatan, yang akhirnya menemukanku pada wabah sehat yang saya baca di twiter tentang food combining. Hanya sekedar following twiter nya erkar lebang, akhirnya saya teracuni untuk ikuti tata cara hidup sehat di food combining. Di awal ahanya mencoba-coba dengan minum jenifer setiap pagi sehabis tidur, tetapi di awal memang tdk terlalu bernafsu untuk hal lain, hanya sekedar iseng berhadiah. Dan mulai mengikuti aturan bahwa jam 04.00 - 12.00 adalah masa pembuangan, jam 12.00-20.00 adalah masa mencerna dan jam 20.00 -04.00 adalah masa penyerapan. Jadi kudu pinter-pinternya kita mengatur pola makan sehat kita.


Karena proses iseng tersebutlah akhirnya terbesitlah keinginan untuk serius, dari mulai membaca buku-buku terkait food combining hingga muali konsisten untuk melakukan proses dan juklak food combining. Cukup simple dan tidak membebani kantong serta manfaatnya yang luar biasa. Food combining adalah sebuah konsep yang mengacu pada fakta bahwa setiap kelompok makanan memiliki waktu cerna dan serap yang berbeda-beda. Nyatanya, jika mengonsumsi makanan dalam satu kelompok, penyerapan nutrisi akan jauh lebih efektif dan tidak akan menimbulkan masalah pencernaan.Setiap kelompok makanan yang akan dicerna memerlukan enzim cerna yang berbeda-beda. Beberapa kelompok makanan memerlukan zat asam sedangkan lainnya membutuhkan zat alkali.Ketika makanan yang tidak satu kelompok dikonsumsi bersamaan, alkali dan asam bertemu sehingga menetralisir satu sama lain dan akhirnya menghambat pencernaan.Oleh karenanya,  food combining tidak menyarankan orang-orang untuk menyantap nasi, lauk pauk, sayuran, dan buah sekaligus dalam 1 jam makan.Segala jenis protein memerlukan suasana asam di dalam lambung, sebaliknya jenis karbohidrat justru memerlukan suasana lambung beralkali. Jika zat pati (karbohidrat) dan protein ada di dalam lambung secara bersamaan maka hal ini akan memicu pertentangan dan menghasilkan suasana lambung yang tidak kondusif.Sebagai hasilnya adalah gangguan pencernaan, gas pada lambung, dan penyerapan yang miskin nutrisi. Untuk itu, kombinasi makanan sehat yang baik adalah karbohidrat ditambah sayuran, protein, dan kacang-kacangan yang dikonsumsi pada jam yang berbeda.
Karbohidrat dan buah adalah kombinasi yang harus dihindari. Konsumsi kelompok makanan yang berbeda harus disesuaikan dengan waktu cerna setiap jenis makanan. Yang tak kalah penting dari konsep food combining ini adalah, seseorang diwajibkan untuk mengunyah makanan hingga mencapai konsistensi yang berair dan kemudian baru boleh menelannya. Ini dimaksudkan agar proses pencernaan dan penyerapan nutrisi berjalan efektif.

Jika kita mengkaji pola makan Rasulullah, sebenarnya Rasulullah telah menerapkan metode Food Combining. Karena Rasulullah mengkonsumsi hanya makanan tertentu pada waktu tertentu yang ternyata sangat sesuai dengan siklus pencernaan. Selain itu, berdasar riwayat Aisyah disebutkan bahwa Nabi tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika Nabi sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengna kurma, beliau tidak akan roti. Begitu juga bila Nabi makan dengan sup daging, beliau tidak akan memakan makanan lain selain gandum dan sup daging itu.
Rasulullah pun tidak memakan dua jenis makanan panas atau dingin secara bersamaan. Beliau juga tidak makan ikan dan daging dalam waktu bersamaan dan tidak langsung tidur setelah makan malam. Ikan dan daging merupakan sumber protein, sehingga tidak dianjurkan oleh Rasulullah untuk mengkonsumsinya pada waktu bersamaan. Begitupun menurut pakar Food Combining yang menyatakan bahwa kombinasi ikan dan daging kurang baik.


Nah,setelah kurang lebih ikut juklak food combining ini, alhamdullilah badan lebih enak, nyaman, lebih ringan dan hebatnya berat badan sudah mulai ke bentuk ideal, yang dulunya 60kg, setelah kurang lebih 3 bulan melakukan food combining sekarang sudah 52kg, turun 8kg tanpa harus melakukan diet yang menyiksa dunia akherat itu hehehehehe. Pola makan juga gak terlalu terganggu, di pagi hari setelah bangun tidur minum perasan jeruk nipis (jenifer) 1 gelas, dan untuk sarapan lebih memilih makan buah segar yang saya beli di pasar  tiap pergi ke kantor  , murah meriah paling banter 15 ribu sudah kenyang dgn makan salak 5 buah, jeruk pontiank 2 buah dan 1 buah belimbing. Jam makan siang masih tetap di angka jam 12 teng-teng dengan menu murah nan sehat, masakan rumah kalau sempat bangun pagi untuk masak sebelum pergi kerja hehehehe, atau kalau lagi males masak , kudu beli di  warung sunda,warteg, atau warung apapun yang dekat kantor  dengan menu variasi yang sesuai juklak pati + sayur atau protein hewani + sayur atau pati + sayur. Tergantung pada selera kita saja, yang pasti harga murah tetapi sehat yang kita dapatkan. Makan malam sebelum jam 20. 00 adalah waktu yang pas untuk makan malam, dimana disesuaikan dengan isi lambung jika terlalu kenyang maka makan yang ringan saja. Jadi kata siapa mau hidup sehat itu mahal ??? tidak terbukti ternyata.







No comments: