Thursday, October 15, 2009

:: SiNdRoM KaWiN part 2 ::


Setelah kemaren hari sabtu muter-muter buat nyari kebaya, sekarang pening juga mikirin dimana jahitnya dan nyari apa selanjutnya. Di Minggu pagi saya sudah siapin list nama-nama penjahit yang kata temen-temen recommented. Dan yang penting juga harganya terjangkau, kalau bagus trus mahal itu dah biasa yang luar biasa kan harga murah kualitas jahitannya wookeh hehehehhehe, teteup memikirkan budget.



Pas hari minggu setelah nganterin temen beli BB di Roxy mas, langsung kita meluncur ke rumah dian teman yang lagi lahiran di daerah mampang, pas ngobrol-ngobrol akhirnya ma dian dikasih tahu tempet jahit yang bagus trus murah di daerah mampang buncit dengan mbak ade telp 08129617066 nama butiknya salmila atau apa lupa namanya. Setelah dikasih tahu no telp maka kutelp buat janjian ketemuan. Tapi belum kesana sih, karena pas hari minggu itu, si mbak ade lagi ada acara di saudaranya jadi tak bisa ketemuan, mungkin sabtu atau minggu depan saja saya kesana mau konsultasi hehehe.



Dan di rumah dian pula, saya dapat info temapt rias tempat seserahan ma rias mahar. Pas ngobrol-ngobrol dikasih tahulah tempatnya di daerah tanjung barat, namanya souvenia. Dan pas browsing-browsing dapatlah itu webnya, dan lumayan bagus dan murah juga harganya klik disini saja www.souvenia.com. Dikasih tahu juga ma dian no telp yang punyanya yakni mbak nia. Harga mahar yang dihias cuman 200rb, padahal sempet browsing ke alamat ini harganya 500rb ampe 1jt.
kalau mau nyari-nyari tempat seserahan ma mahar disini nich alamatnya
1. www.souvenia.com
2. www.houseofseserahan.com
3. www.griya-ageng.com

:: SiNdRoM KaWiN part 1 ::

Yup, sebuah kata yang ditunggu jika kita seorang perempuan lajang yang berumur matang ( baca diatas 25 tahun ) yakni kata " NIKAH ". Kadang kata-kata itu sebagai cambuk untuk berikhtiar mencari pasangan hidup tetapi ada yang merasa kata-kata adalah sebuah bentuk penyindiran karena tidak kunjung tiba sang pangeran walau umur telah meninjak kepala 3 atau kepala 4. Dan itu adalah kata-kata yang 2 dan 3 tahun lalu yang selalu aku dengar jika harus berkumpul dengan keluarga, teman lama dan mungkin teman sehari-hari yang tiap saat bertemu muka.


Namun, di bulan-bulan ini aku merasakan kenikmatan tersendiri karena walau belum menikah namun sudah ada yang meminangnya. Dan di bulan inilah adalah hari-hari tersibuk dan tersensitif sedunia gara-gara mempersiapkan pernikahan. Mulai penentuan hari pernikahannya yang dipenuhi dengan sedikit perselisihan pendapat dari kedua keluarga besar, yang A minta tanggal 6 desember yang B minta tanggal 5 Desember dan ada juga suruh mundur ada yang menyuruh maju saja tanggalnya. Benar-benar mengururas tenaga dan pikiran, namun nikmat juga kalau dipikirkan karena membuat kita belajar cara mengambil keputusan dan memahami arti perbedaan pendapat.





Walau diawali dengan perdebatan tanggal pernikahan, namun untuk urusan persiapan menikah mulai kita rancang berdua. Dari proses akad nikah, seserahan, mahar dan honeymoonnya. Bermula dengan pencarian Kebaya buat akad nikah, aku mencoba browsing dari internet tentang model kebaya, dan harga penyewaan kebaya. Link berikut yang sering aku kunjungi untuk pencarian kebaya :
1. www.weddingku.com
2. www.melatipengantin.multiply.com
3. www.djoko-sasongko.com
4. www.prestigeinar.com
contoh-contoh koleksi kebayanya bagus-bagus banget :), jadi ngiler pengen buat kebaya yang modelnya seperti ini :
makanya dibela-belain hunting temapt-tempat penjual bahan kebaya agar bisa membuat kebaya kayak di gambar itu hihihihihi. Hari sabtu 10 oktober 09 ditemanin maya ma pute kita meluncur ke JACC yang dekat Grand Indonesia untuk cari-cari bahan kebaya, karena berdasarkan referensi dari teman kost harganya miring trus bahannya bagus-bagus. Dengan naik taksi kita cari-cari itu namanya JACC, ternyata nama bekennya thamrin city cuy, makanya si sopir taksi bingung juga nyari tempatnya. Pas muter-muter, ternyata banyak juga counter-counter penjual bahan kebaya, di lantai GF dan di lantai dasar. Tergantung kita pinter-pinternya milih ma nawar.

Setelah berkeliling nyari-nyari nemulah 2 tempat yang membuat kepincut ma bahan kebaya karena cantik banget, yang 1 warnanya cream harga 200 untuk 1 kebaya plus kain dalemannya, yang di lantai GF dapat harga 200 warna cream ada bunga orange yang imut-imut dengan harga 200rb juga tapi tanpa dalemannya. Karena keduanya menurutku punya kelebihan masing-masing makanya agak bingung juga milihnya. Setelah mikir-mikir dan menerima masukan dari maya dan pute akhirnya aku milih yang warna cream dengan motif bunga orange karena unik saja coraknya dan jarang orang memakainya. Di toko ' Cahaya Textile " yang punya namanya mbak ratih no telp 08151660829, kita tawar-tawar, mungkin bisa turun dan ternyata susahnya minta ampun, tapi akhirnya bisa turun juga tuch harga jadi 190rb, kan mayan 10rb buat naik metromini pulang hehehehehhe.





Karena Bahan kebaya sudah dapet setelah mengisi perut di bakso lapangan tembak maka hunting pencarian seserahan kita lanjutkan, dan akhirnya dapat 1 mukena cantik warna putih dengan motif biru, yang murah meriah, 150rb saja,setelah mati-matian menawar dari 250rb ampe mentok 150rb. Dengan modal ngomong aza kalo gak ada duit buat mas kawin makanya si abang penjual kayaknya treyuh ngeliat muka melasku jadinya dikasih dech harga 150rb. :)



Berjam-jam muter-muter JACC, pengen nyari kain ma selendang sutra ternyata gak nemu makanya kita akhiri saja pencariannya, dan ujung-ujungnya nemu kain bawahan kebaya batik, dengan harga murah meriah. Tetapi pas naympe rumah pas diliat-liat kayaknya kain bawahan yang batik tidak cocok makanya tar kapan-kapan hunting lagi aza dech.

Tuesday, October 13, 2009

Tentang SPJ part I


Sebenarnya dah lama mau ngobrolin jalan-jalan ke medannya, tapi gak sempet nulis :). Dikasih SPJ ke Medan untuk kasih training tentang PMS (Product Management System) di area medan. Syukurlah sekalian jalan-jalan walau dilakukan di bulan puasa. Dengan naik garuda berangkat dari kost jam 04.30 dianter sama si dul, karena pesawatnya berangkat jam 7 pagi pada tanggal 7 september 2009.

1 GA 180 N 7SEP CGKMES HK1 0630-1 0845-1 Y-N /E

2 GA 193 N 8SEP MESCGK HK1 1825-2 2040-2 Y-N /E

Cukup seneng juga dapet garuda karena kemungkinan delay tuch kecil banget, dan ternyata emang benar, pesawat take off tepat waktu.




Karena baru pertama menginjakkan kaki ke medan jadi rada-rada bengong juga, krn kotanya ternyata gede juga, trus lumayan asri walaupun agak semrawut untuk urusan transportasi. Banyak motor dan bentor ( becak motor ) yang nyolong tanpa arah yang bikin kemacetan di medan. Stelah di jemput oleh team GA, maka saya ma pak donny IT langsung meluncur ke gerai esia medan untuk training. Cukup kaget juga ternyata peserta training sudah lengkap dan siap semuanya, jadi maulu juga karena dateng telat hihihihihi ( masak trainer kok telat ). Dan cukup tersanjung juga ternyata GMnya area Sumbagut ikut training juga, dan dari ngobrol-ngobrol, beliau ternyata kakak tingkat di waktu kuliah dulu...wuih, hebat euy...



Setelah 2 hari full ngasih training ke team sumbagut, hari selasa sorenya adalah hari mencari oleh-oleh, dari bika ambon, sirup terong belanda ampe bolu meranti semuanya dibeli ckckckckck. Oh, iya malamnya kita jalan-jalan mengitari kota medan ampe jam 11 malem. Dari mengunjungi istana maimun, trus ke bazar ramadhan sampe ke mesjid agung medan yang super megah. Dan berakhir dengan wisata kuliner. Karena lelah mengitari medan di tengah malam, langsunglah menuju hotel Emerald Garden.

Wednesday, October 07, 2009

PINANGAN

Antara senang dan sedih saat hari itu mulai mendekat, di hari rabu 23 Sept 2009 kutelah dipinangnya. Tak kusangka karena acara yang cukup sederhana akhirnya bisa berjalan lancar. Walaupun diawal acara kita semua merasa ketir-ketir karena acara yang diperkirakan bisa dimulai jam 12an ternyata molor jadi jam 3 sore.

Kemacetan karena arus mudik lebaran telah dimulai, maka jarak Kudus - Ponorogo yang seharusnya bisa ditempuh 5 ampe 6 jam jadi molor hampir 8 jam-an. Selain masakan yang sudah mulai mendingin, ke-kwatiran terjadi apa-apa di jalan itu yang sangat dipikirkan. Walau harus bolak-balik dan pening memikirkan keterlambatan mempelai pria, namun alhamdullilah acara berjalan sukses.


Meminang atau melamar dalam arti kata yang umum yakni suatu pernyataan bahwa si calon mempelai wanita telah di" iket " oleh si mempelai lelaki, jika ada orang lain yang mau meminang harus dicancel dulu utnuk pinangan orang pertamanya. Jadi dipinang disini bisa diartikan 'dipatenkan'. Di acara lamaran ini dibicarakan kemantapan keduanya untuk melangsungkan pernikahan, dan penentuan tanggal pernikahan. Selain saling memperkenalkan anggota keluarga dan silaturahmi dari kedua belah pihak, acara pinangan ini dipakai juga sebagai ajang pengenalan tradisi masing-masing.

Semoga dengan pinangan ini menjadikan dua insan bersatu untuk mengarungi kehidupan menjadi lebih baik dan diberkahi oleh Allah SWT. Selain itu juga mempererat tali silaturahmi kedua keluarga besar Ponorogo dan Kudus. Amin..

BATIK

02102009 adalah hari batik se-indonesia. Batik yang memang dari awal yang saya tahu adalah karya nenek moyang kita. Tapi akhir-akhir ini banyak banget tanyangan TV, tulisan yang menyatakan kalau malasia mengklaim batik adalah budaya mereka. Karena adanya ulah malasia itulah rakyat indonesia kocar-kacir pengen nyelametin asset bangsa. Ya aneh aza, kok tiba-tiba malasia mengakui batik budaya mereka, padahal dari jaman penjajahan, kita bisa liat ibu-ibu memakai jarit batik buat jodohin kebaya-nya.


Bukan sekedar rasa sakit hati, tapi rasa memiliki yang cukup tinggi maka pemerintah mengajukan batik sebagai kebudayaan indonesia ke kancah dunia. UNESCO akhirnya memberikat predikat batik sebagai asset bangsa tercinta ini pada tanggal 2 oktober 2009. Untuk mensyukurinya maka pada tanggal tersebut dijadikan hari batik se-indonesia.

Seru aza ngeliat semua orang memakai batik saat pergi bekerja, ke sekolah, berjualan di pasar dan kaki lima, sungguh pemandangan yang membuat hati ini berbagga untuk bangsa besar ini. Dari lapisan paling bawah hingga kalangan pejabat teras atas memakai batik.

Friday, October 02, 2009

Puasa - Mudik - Lebaran


Tiga hal yang selalu dinanti tiap tahunnya yakni rutinitas puasa ramadhan, dilanjutkan lebaran dengan bermudik ria. Puasa sebagai kewajiban muslim terhadap agamanya, menjadikan kita lebih mawas diri bahwa ada di bagian tertentu orang merasakan lapar dan dahaga seperti kita merasakan puasa ramadhan, adanya puasa diharapkan semuanya mengambil hikmah dan pahalanya. Ada yang unik dari puasa-puasa yang pernah saya jalani karena hampir 10 tahun terakhir puasa saya selalu jauh dari orang tua dan keluarga karena tuntutan pekerjaan sehingga membuat saya harus hidup mandiri di kostan. Untung karena setiap menghuni kost, teman-teman kostan adalah saudara terdekat dalam kehidupan sehari-hari. Di tiap sahur kita beramai-ramai memasak masakan buat sahur dan merlari -lari untuk melakukan sholat subuh. Dan lucunya lagi selalu menyempatkan diri berbuka puasa bersama dan bertarawih di masjid bersama-sama.




Tak kan pernah kulupakan kenangan indah puasa bareng teman-teman kostan. Dan diakhir puasa dilalui dengan mudik ke kampung halaman, walau bermacet-macet ria selalu dijalanin dengan suka cita. Perjalanan dari jakarta ke ponorogo dilalui sekitar 24 jam lebih jika memakai kendaraan sendiri karena terkena mancet padahal normal perjalanan adalah 12 jam...hhhhmmmmm, cukup menguras waktu dan tenaga, namun itulah indahnya mudik.





Dari orang naik motor berboncengan bertiga lebih, naik mobil dengan penumpang penuh sesak, naik mobil dengan bak terbuka, adalah pandangan biasa dalam perjalanan mudik ke kampung halaman. Mungkin tradisi mudik ini hanya terjadi di negara tercinta indonesia, namun itulah ciri khas bangsa yang haruis dilestarikan.





Suasana lebaran adalah suasana senang dan haru, banyak kata maaf yang terlontar dari mulut tiap orang untuk mengurangi banyak dosa yang telah diperbuat dengan sesama. Bulan nan fitri dengan segala kehiru pikikan kota yang berbeda-beda. Tradisi memberi uang adalah tradisi rakyat untuk melestarikan budaya salaing memberi dan membantu. Itulah indahnya puasa dan lebaran.

Wednesday, September 16, 2009

Menuju Lebaran


Adalah hal yang ditunggu bagi orang-orang yang hidup merantau jika hari puasa sudah di ujung akhir perjalanan. Tinggal 4 hari lagi kita akan menuju hari nan fitri itu, setelah sebulan penuh kita menjalankan ibadah puasa. Walau suhu jakarta di bulan puasa ini tidak bersahabat sekali dengan kondisi tubuh namun demi mengejar amal ibadah, tak ingin diriku mengeluhkan panasnya jakarta. Mungkin itulah nikmat yang luar biasa yang kita dapatkan jika kita puasa, karena setiap berbuka puasa hanya dengan segelas air putih saja, terasa seperti meminum anggur nan manis, segar menusuk raga. Puasa sebenarnya bukan saja menahan makan dan minum tetapi melatih kita menahan hawa nafsu, melatih kita berbagi dengan sesama, bahwa masih banyak orang-orang yang lebih susah dari kita. Di saat kita puasa, kita diajarkan, seperti itu rasa orang kelaparan dan kehausan di luar sana yang tak punya uang untuk memenuhi isi perutnya.

Bulan puasa sebenarnya hanya sebuah lukisan kehidupan bahwa kita seharusnya melakukan kebaikan di tiap bulan dalam setahun itu seperti bulan ramadhan. Bisa kita katakan sebagai bulan titik balik untuk merubah sikap dan perilaku kita yang tidak baik ke arah yang lebih baik lagi. Saatnya kita mengaca pada bulan yang penuh berkah ini, bahwa kita perlu penyiraman rohani agar hidup lebih baik lagi.

Yang unik dari tradisi kita adalah mudik setelah puasa berakhir, tak bisa dilupakan untuk hajatan yang satu ini. Walau dengan bermacet-macet ria, masih kita tempuh demi menjalin tali silaturahmi dengan keluarga. Tak heran jika waktu mudik adalah waktu yang ditunggu dalam tiap tahunnya. Berburu uang pecahan, berburu baju lebaran dan tak kalah lagi berburu kue kering lebaran. Di pasar dan mall akan penuh sesak jika bulan nan fitri itu akan tiba, semua akan merasakan berkahnya.

Friday, July 31, 2009

Mengeluh, Kenapa ?


Mungkin kita tak sadar bahwa kata-kata yang mengasumsikan kita mengeluh itu berpengaruh besar terhadap hasil kinerja kita. Semakin sering kita mengeluh, semakin berat beban hidup yang kita rasa membebaninya. Coba saja lakukan, jika setelah kita tidur, dan kita tidak berucap syukur serta tersenyum maka, rutinitas selanjutnya akan bete terus.... :) Saya berkata demikian karena telah bereksperimen dahulu dan hasilnya memang benar, dalam seharian merasa tidak mood melakukan pekerjaan.

Pernah membaca buku "the secret " di situ dijelaskan bahwa apa yang kita pikirkan itulah yang akan berpengaruh besar terhadap tindakan kita selanjutnya. Makanya dalam buku itu dijelaskan fungsi utama dari positif thingking, jika kita berpikir positif dan tidak berprasangka buruk terhadap pikiran kita, maka hasil tindakan kita juga akan mengejutkan yakni diliputi kebaikan dan keceriaan.

Jadi Mengeluh itu akan membuat pikiran kita negatif terhadap sesuatu dan akan membuat beban bagi pikiran kita, maka dari itu mulai saat ini mari kita kurangi mengeluh. Untuk apa mengeluh jika pekerjaan kita juga akan selesai tanpa mengeluh ? Saya pernah dapat email dari teman tentang tips mengurangi mengeluh yakni pikirkan apa yang pernah kita lakukan, jangan pikirkan apa yang belum kita kerjakan. Semakin kita banyak mengurangi perasaan mengeluh, akan semakin banyak kebaikan menghampiri kita. Tersenyumlah terhadap apapun yang kita lakukan, lakukan dengan niat ibadah, berhentilah mengeluh, tatap masa depan, maka akan terlihat bahwa dunia ini begitu indahnya.

Monday, July 27, 2009

BOM 17 Juli 2009


Pagi-pagi sekitar pukul 07.45 di hari jumat tanggal 17 Juli 2009, baru datang di kantor sudah ada berita ada BOM di hotel JW Marriot dan Ritz Carton, cukup kaget melihat situs di viva news. Karena tanpa ada isue apa-apa kok tiba-tiba ada bom meledak di jakarta, dan ini adalah kejadian kedua kalinya di hotel JW Marriot ck..ck..ck..ck.. Dalam pikiranku, apapun alasan dibalik pengeboman itu, tetap saya pikir bahwa yang melakukannya adalah biadab. Apa oknum itu tidak berfikir panjang bahwa korbannya pasti sebagian besar bukan target utama mereka, yang menjadi korban malah banyak dari orang-orang yang tidak bersalah.

Setelah saya banyak membaca berita di internet dan melihat tanyangan Metro TV dan TV one, bahan perakit bom ini serupa dengan bom-bom sebelumnya yang pernah terjadi di bali dan cilacap. Kalau dilihat dari hal tersebut, maka kita bisa merunutkan bahwa ini adalah jaringan teroris yang sama pula dengan yang dulu yakni jamaah islmamiyah. Hmmmm, kenapa lagi-lagi agama dijadikan tameng untuk melakukan kebiadapan seperti ini. Islam agama yang indah, yang mampu menghormati siapa pun, yang rahmatan lil alamin, tetapi kenapa si teroris ini mengaku islam ?. Saya ambil kesimpulan bahwa teroris itu bukan islam dan islam bukan agama teroris. Tidak ada orang islam yang menyakiti dan membunuh saudara sendiri dengan keji.


Kejadian ini memang persis terjadi 9 hari setelah proses pemilu presiden di selenggarakan dan memang hasil pemilu bisa diprediksikan pemenangnya adalah kandidat tertentu. Apakah pengeboman ini bermotif tidak puas terhadap hasil pemilu ? Seperti yang dikatakan oleh presiden SBY dalam konfrensi pers-nya setelah kejadian pengeboman tersebut di istana negara. SBY memaparkan bahwa berdasarkan hasil intelejensi ditemukan ada upaya penggagalan pemilu 2009 dan target utamanya bpk SBY, karena dari data yang ditemukan, sebagai bahan sasaran tembak kelompok teroris di kalimantan itu adalah SBY. Banyak pro kontra atas pernyataan presiden ini, ada yang mengganggap ini sebagai bahan memperkeruh situasi, ada yang pro karena ini meyangkut kestabilan pemerintahan.

Apapun alasannya, disini kita cenderung mengamati bahwa yang dikatan presiden bukan sekedar asal ngomong tapi ada data, dan selain itu berdasarkan penemuan tim gegana dan tim ahli disebutkan bahwa peledakan bom ini dilakukan planning dan design yang bagus, karena begitu rapinya mereka sehingga bisa masuk ke hotel, tanpa ada yang curiga. Selain itu ditemukan bom aktif di kamar 1808 JW marriot. Bom di dalam kamar 1808 ditinggalkan di dalam kamar ini sudah didesain, agar meledak di jam 1 atau 2 siang, hal ini karena tirai jendela di kamar dibuka diperkirakan oleh si teroris itu disaat bom yang mereka bawa di lobi meledak, listrik akan mati, dan udara di kamar 1808 akan panas, didukung pula dengan sinar matahari di jam 1 siang yang masuk ke jendela tanpa tirai tersebut akan membantu mempercepat panas ruangan sehingga bom akan meledak. Yang sudah mereka perhitungkan karena di jam tersebut pasti akan datang jajaran petinggi pemerintah untuk melihat lokasi. ck..ck...ck... cukup matang memang pemikiran teroris ini. Tapi untungnya team penjinak bom bisa menemukan bom di kamar 1808 secepat mungkin.

Apapun alasannya tetap teroris adalah biadab dan harus segera ditangkap serta diadili dengan seadil-adilnya. Agama apapun tidak mengizinkan untuk membunuh orang yang tidak berdosa, apalagi islam yang dikatan agama yang indah seharusnya tidak ada teroris yang mengaku islam, Jangan bawa islam kedalam tindakan yang tak berpei kemanusian seperti ini. Sekali lagi TERORIS bukan islam dan ISLAM bukan teroris.

Friday, July 24, 2009

Plesiran di PRJ 2009


Pekan Raya Jakarta adalah bentuk kegiatan ulang tahun pemerintahan DKI Jakarta yang selalu dilangsungkan tiap tahunnya. PRJ dilakukan dalam kurun waktu 1 bulan dengan berbagai acara untuk memeriahkan acara dirgahayu-nya. Dari penjualan kerak telor, jualan baju, jualan minuman, jualan alat elektronik hingga alat-alat dapur. Jika ngerasa tinggal di jakarta tidak akan afdol kalau tidak datang ke acara tahunan ini. Segala macam hiburan ada di arena PRJ ini dan harga untuk penjualan barang-barang juga discon besar-besaran, makanya dianggap sebagai pesta rakyat.

Dikatakan agak telat memang buat diriku karena sudah 3 tahun lebih tinggal di jakarta, namun baru di acara PRJ 2009 ini saya bisa ikut hiruk pikuknya kegiatan ini :) Berawal dari mencari kesibukan di hari sabtu minggu, maka teman-teman kostan membikin scedule untuk ke PRJ. Hari sabtu tanggal 27 Juni 2009 kita ber-8 dengan naik mobil ninin, pergilah kita meluncur ke PRJ di kemayoran sekitar jam 15.30 sore. Padahal perut dan kelapaku disaat itu dalam keadaan yang tidak normal hehehehe, tapi demi cintaku pada kota jakarta kujabani juga PRJ.

Dengan bermacet-macet ria akhirnya jam 6 teng-teng kita baru bisa dapat tiket masuk PRJ seharga 20rb per person (tarif weekend). Setelah melakukan sholat magrib, kita langsung pecah 2 kelompok agar lebih gampang koordinasinya. Setelah makan maka mulailah kita hunting ke counter-counter untuk melihat-liat, dari counter celana jeans hingga ke sarung bantal kita jabanin satu-persatu. Mungkin karena cewek semuanya jadi kalo dah melihat tulisan sale langsung dech menyerbu ke counter tersebut dan alhasil kantong belanjaan menumpuk banyak hehehehehe..

Sekitar jam 10 malem kita baru kelar belanja-belanja, dan makan kerak telor, teamnya si icha main ke rumah hantu jadinya rencana untuk nonton konsernya ipank jadi telat dech :). Setelah jam 22.30 malem baru kita beringsut ke panggung konser, dan baru jingkrak-jingkrak sebentar sudah bubar karena PRJ tutup jam 23.00. Setelah nonton konser berlanjutlah ke sesion foto-foto gokil dan berlanjut pulang. Di perjalanan ada aza obrolan yang bikin perut terpingkal-pingkal, dari ngejar cowok yang bersepeda motor, hingga liat pasangan yang sedang berciuman di halte bis..ck..ck..ck..ck .Tetapi walau cukup capek mengelilingi arena di PRJ, tetapi rasa senang dan puas yang tidak bisa tergantikan. Jadi Jadikan Jakarta Aman, tentram dan indah agar wisatawan mau berwisata ke jakarta..ting..ting..ting

Mahalkah Kemerdekaan Itu ??

Jangan takut dan bersatulah bangsaku. Saatnya bangga pada produk dalam negeri, bangga dengan Bahasa Indonesia, bangga jadi rakyat Indonesia. Hancurkan terorisme, jauhkan narkoba dari penerus bangsa, lindungi cagar budaya yang cantik nan rupawan di wilayah Indonesia.



Tak Cukupkah buktinya perjuangan rakyat Indonesia 'tuk mempertahankan tumpah darahnya ? Sebuah Jembatan Merah khas Belanda yang dibangun tahun 1628 masih berdiri kokoh di kota batavia, Toko Merah yang dibangun tahun 1730 yang bergaya Tiongkok yang didirikan oleh Gustaaf Willem Baron Van Imhoof, seorang Gubernur Jendral VOC yang berkuasa tahun 1743-1750 masih jadi saksi bisu dari perjuangan rakyat kita. Apakah secuil saksi ini tak bisa membuat kita bangkit 'tuk merasa bangga pada bangsa yang besar ini ?

Bangkit untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah kita capai dengan darah dan nanah. Jiwa nasionalis itu telah membeku bersama hiruk pikuknya dunia ini, tak berdayakah kita ? Saatnya kita bangga pada bangsa tercinta ini.



Wednesday, July 22, 2009

Perjalanan ke KOTA TUA


Sebenernya mau postingnya sudah cukup lama, tapi karena sibuk dengan rutinitas kerja jadi lupa dech buat ngetik pengalaman jalan-jalan mengitari kota tua. Ini adalah sebuah hunting sejarah yang cukup membuat kita takjub bahwa perjuangan rakyat indonesia untuk merdeka itu sangat susah. Kita bisa liat dari bangunan-bangunan di kota tua ini. Pancuran air untuk minum kuda yang di saat jaman penjajahan romusa-romusa ikut minum di pancuran air tersebut, Gedung-gedung tempat tinggal belanda, sungai yang dibuat untuk membunuh rakyat kita, pertokoan yang dijadikan untuk perdagangan bangsa penjajah tersebut.

Bagi penikmat sejarah mungkin banyak hal baru yang dapat dikorek dari peninggalan sejarah di kota tua ini, namun karena kita pergi kesana hanya iseng untuk mengetahui dan yang penting foto-fotonya saja ,maka sejarah yang diceritakan pemandu tidak banyak yang saya tahu :)

Perjalanan ini dimulai jam 07 pagi pada hari minggu 21 juni 2009, gw bersama temen-temen kostan desatos meluncur ke kota tua dengan mobil ninin dan sebagian naik taksi. Cukup bingung juga karena tidak hapal rute jalannya, mungkin karena kebiasaan naik kendaraan umum hehehehe jadi ya sempet nyasar juga. Walau dengan muter-muter akhirnya nyampe juga ke lapangan tempet berkumpulnya peserta. Dimulai dengan pendaftaran ulang dan pembagian peta, kita masih menunggu sekita 1 jam makanya kita manfaatkan untuk foto-foto. Setelah semua peserta berkumpul, maka kegiatan jelajah kota tua pun dijalankan. Peserta dibagi atas beberapa kelompok dimana tiap kelompok terdiri atas 15 orang dan dipandu oleh 1 pemandu. Setelah perkenalan, berlanjutlah ke jelajah dan pengenalan sejarah, dimulai dari museum fatahillah, museum wayang, bar belanda, toko merah, cafe batavia, hotel batavia, gedung standart charter, museum bank mandiri, jembatan merah dan lain-lain.

Setelah kita kelar acara jelajah kota tua, maka meluncurlah kita ke pelesir kuliner di jakarta. Kita menentukan alternative yakni makanan khas makasar. Di Restoran Pelangi di jalan sabang akhirnya kita parkiran perut keroncongan kita untuk menyantap mie kering titi, pisang ijo, teh tarik, coto makasar, sop saudara, nasi goerng merah dan yang tak ketinggalan adalah jalangkote :):)...Perjalanan hari minggu yang cukup menyenangkan dan menambah wawasan..

Monday, July 20, 2009

Apakah Jenuh-ku akan menyelimutiku ?


Kejenuhan adalah puncak dari sebuah ketidaknyamanan dalam sebuah rutinitas kehidupan. Semua orang akan mengalami hal ini. Dalam ilmu psikologi dipelajari bahwa tingkat kejenuhan seseorang akan mempengaruhi pola pikir dan tingkah lakunya yang akan berakibat positif dan negatif dalam tindak tanduknya. Maka kejenuhan harus dimanage secermat mungkin agar menghasilkan cerminan positif.

Jenuhku dalam melakukan kerjakan kantor sudah overload, saya merasa bahwa ilmu yang kudapat dari inventory sudah mentok, harus ada hal baru dalam rutinitasku agar otakku fresh lagi. hal pertama yang saya pikirkan adalah bisakah saya mutasi ke departement lain untuk memulai me-rotasi isi otakkku yang mulai membeku ? Semakin membeku otakku akan semakin membuat otot-ototku tak bisa kendor untuk menerima hal-hal yang baru. Kuingin sekali banyak membaca buku tentang hal-hal baru agar ter-refresh otak saya ini, namun apa daya waktuku tak bisa berkompromi.

Jika jenuh itu datang maka pola pikir dan rasa malas itu akan hadir. Tak kuasa diriku untuk melakukan pemberontakan itu. Apa mungkin hal ini karena rasa tidak syukurku atas segala nikmat yang kudapatkan. Tapi saat ini bukan waktu yang tepat untuk mencari penyalahan atas segala hal yang kulakukan. Mari melihat kedepan dan melakukan hal-hal postif untuk peningkatan jati diri dalam segala hal. Nah, apa yang yang dilakukan ? Yakni belajar banyak atas hal-hal baru yang belum diketahui, bayak bertanya pada orang yang lebih berpengalaman, dan memperdalam hal-hal yang sudah kita ketahui.

Usaha terus jika kita pantang putus asa pasti ada jalan lurus nan terang di depan sana. Saatnya memupuk otak dengan hal-hal positif bagi diri sendiri. Fungsikan otak kanan dan kiri seseimbang mungkin. Jenuhku kan terobati jika diri ini mau berusaha memperkecil rasa bosan itu. Baca, Berpikir, beranalisis dan berkarya dengan baik maka jenuh itu tak kan menyelimuti diriku lagi ? Apakah ujungnya masih di tempat kerja dengan rutinitas yang sama ataukah dengan tempat lain dengan situasi kerja yang baru ? kita liat saja nanti, tergantung atas usahaku saat ini untuk menghilangkan rasa jenuh itu.

Tuesday, May 26, 2009

Pekerjaan adalah pengisi kehidupan, yang menjadikan kehidupan kita disebut penuh.

Kita telah selama ini ‘terdidik’ untuk merasa bahwa hidup ini adalah untuk bekerja, dari muda sampai kapan pun. Bahkan yang telah pensiun pun, ternyata masih banyak sekali yang masih harus bekerja lagi untuk meneruskan kehidupan.

Pekerjaan, beban yang tak kunjung membebaskan tekanannya. Dan memang itulah jadinya pekerjaan, jika kita melihatnya sebagai keharusan untuk mendapatkan uang.

Pekerjaan adalah pengisi kehidupan, yang menjadikan kehidupan kita disebut penuh.

Jika pengetian kita baik, kita tidak akan bisa memisahkan waktu di mana kita bekerja, dan di mana kita tidak bekerja.

Saat kita bekerja, kita bekerja. Saat kita beristirahat, kita sedang menyiapkan diri bagi pelaksanaan pekerjaan dengan tubuh dan mental yang lebih segar. Saat kita berhenti bekerja dan membaca, kita sedang menyiapkan mental yang lebih siap bagi pekerjaan yang lebih besar. Saat kita berlibur dan melihat dunia, kita sedang menyiapkan diri untuk melihat kehidupan dari sudut-sudut pandang yang baru.

Kita bekerja untuk memimpinkan pengutamaan kebaikan dan menghindarkan terjadinya keburukan kepada sesama.

Itu adalah niat kelangitan bagi kelahiran kita di dunia ini.

Dan janganlah pernah ragu, bahwa jika yang kita kerjakan sejalan dengan niat langit, maka dunia akan dibentuk sesuai dengan yang kita mohonkan.

Maka ikhlaskanlah pengertian ini bagi diri Anda, bahwa jika Anda berbahagia karena bisa menghindari pekerjaan, Anda sebetulnya sedang menghindari kehidupan. Padahal, tidak ada tempat untuk menghindari kehidupan di dalam kehidupan.

Orang London sangat bangga dengan kota mereka, sehingga mereka punya semboyan, “If you are tired of London, you are tired of life.” Dan hal yang sama bisa kita katakan tentang pekerjaan dalam hidup kita, bahwa

Jika Anda bosan dan letih tentang pekerjaan Anda, sebetulnya Anda sedang bosan dan letih tentang kehidupan.


Maka berhentilah untuk menyalahkan orang yang menurut Anda salah, dan mulailah menatap dengan ikhlas kepada rekan dan saudara yang baik hidupnya, dan mulai mempelajari cara-cara pemuliaan kehidupan yang telah mereka buktikan bagi keluarga kecintaan mereka.

Ikhlaskanlah diri Anda untuk menjadi pribadi yang baik.

Semua kekuatan yang senang melihat kegagalan Anda, akan menggunakan segala daya untuk membatalkan upaya Anda untuk mengikhlaskan diri Anda kepada kebaikan.

Tetapi Anda adalah kekasih Tuhan. Sehingga Beliau tetap setia membisikkan dari sudut-sudut yang beragam, pengertian yang memuliakan Anda.

Berhentilah bertahan, dan mulailah maju dengan langkah yang ringan. Tidak ada niat lain dari kebaikan kecuali membaikkan kehidupan Anda.

Jalan-jalan kebaikan adalah jalan Tuhan. Jika Anda berjalan di jalan kebaikan, Anda berjalan bersama Tuhan.


Friday, May 15, 2009

Apakah yang kau segerakan ?


Semua kehebatan mu dalam bermimpi, kelengkapan mu dalam berencana, dan kelantangan mu dalam berjanji, tidak lebih kuat daripada kecenderungan mu untuk menunda.


Membaca kalimat diatas yang sangat super, membuatku bertanya-tanya dalam hati. Apa yang aku rasakan saat ini. Aku punya mimpi, aku punya sebuah rencana panjang, aku lantang mengungkapkan janji dalam diri untuk masa depanku. Tapi semua itu tidak ada artinya jika aku terus menunda apa yang seharusnya aku lakukan. Satu kata “Ragu”, itulah yang sering aku rasakan. Aku tidak tau pasti apa yang harus aku lakukan. Jalan seperti apa yang harus aku lalui untuk semua impian dan rencanaku. Sehingga sering kali aku berpikir “ini belum waktunya”.


Dan …… Apa yang kau Segerakan?
Masih menjadi pertanyaan juga buatku. Dan itu yang aku pikirkan. Apa yang aku lakukan untuk mimpi dan rencanaku.


Alangkah bahagianya jika saya mendapatkan saran dan kritikan yang bersifat membangun untuk diri saya menjadi orang yang lebih baik dan percaya diri dalam mengambil setiap keputusan tanpa harus menunda apa yang menjadi rencana-rencanaku selama ini.

Wednesday, May 13, 2009

The long and winding road











Karena
perjalanan kehidupan ini adalah perjalanan menuju tempat-tempat yang naik, janganlah membawa beban terlalu banyak. Bekal bagi perjalanan yang baik itu Anda dapatkan di dalam menjalani kehidupan.


Marilah kita sadari bahwa kita sedang menjalani kehidupan kita hari ini untuk mencapai masa depan yang baik. Dan kita tidak mungkin mencapai kehidupan yang baik hari ini dan di masa depan, jika kita membebani diri kita dengan semua kesalahan kita di masa lalu.


Maka, maafkanlah diri Anda atas semua kesalahannya di masa lalu, dan kembalilah ke fitrah Anda sebagai pribadi kecintaan Tuhan.


Yang salah itu adalah Anda di masa lalu.
Hari ini Anda adalah pribadi cantik yang sedang membangun kehidupan yang baik.Maafkanlah diri Anda, dan teruskanlah kehidupan Anda dengan damai.
Dan, Ini petunjuk untuk menemukan jalan menuju surga: Belok kanan dan kemudian lurus saja.